SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

Suatu Sistem penunjang keputusan (SPK) atau decision support system didefinisikan sebagai sistem informasi untuk membantu manajer level menengah untuk proses pengambilan keputusan setengah terstruktur (semi structured) supaya lebih efektif dengan menggunakan model-model analitis dari data yang tersedia.
A.      Tujuan Sitem Pendukung Keputusan
1.      Membantu manajer mengambil keputusan setengah terstruktur yang dihadapi oleh manajer level mengah.
2.      Membantu atau mendukung manajemen mengambil keputusan bukan menggantikannya.
3.      Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajemen bukan untuk meningkatkan efisiensi.
B.     Komponen Sitem Penunjang Keputusan
Sistem Penunjang Keputusan (SPK) mempuyai 5 komponen utama, yaitu :
1.      Dialog management  (komponen input dan output)
2.      Model management (komponen model)
3.      Data management (komponen basis data)
4.      Komponen teknologi
5.      Komponen Kontrol

Komponen utama dari sistem penunjang keputusan adalah :
1.      Dialog management atau user interface, yaitu komponen untuk berdialog dengan pemakai sistem
2.      Model management yaitu komponen yang merubah data menjadi informasi yang relevan.
3.      Data management, yaitu komponen basis data yang terdiri dai semua basis data yang dapat diakses.

Perangkat lunak spesifik yang digunakan oleh sistem penunjang keputusan misalnya adalah spreadsheet, database management system (seperti misalnya Access, Dbase, Oracle, dll), bahasa query (query language).
C.    Perbedaan SPK dengan Sistem Pakar dan SIM

Sistem Penunjang Keputusan (SPK)
Sistem Pakar (SP)
-          Menggunakan Data base (basis data)
-          Menggunakan Knowledge base
-          Berbasis pada permodelan
-          Berbasis pada konsultasi

            Perbedaan sistem penunjang keputusan dengan SIM
Sistem Penunjang Keputusan (SPK)
Sistem Informasi Management (SIM)
Dukungan Keputusan:
-          Problem khusus
-          Mendukung tahapan pengambilan keputusan intelligence, design, choice, dan implementation menurut Hebert Simon
-          Lebih mendukung keputusan setengah terstruktur dan tidak terstruktur
-          Mendukung keputusan individual manajer tertentu
Dukungan Keputusan :
-          Problem umum di perusahaan
-          Mendukung tahapan pengambilan keputusan intellegence dan implementation menurut Hebert Simon
-          Lebih mendukung keputusan terstruktur
-          Mendukung keputusan banyak manajer
Dukungan Informasi :
-          Periode informasi tak tentu
-          Lingkup informasi sempit pada permasalahan spesifik
-          Akses informasi interaktif dan online
-          Informasi dihasilakn dari model yang canggih
Dukungan Informasi :
-          Informasi periodik
-          Lingkup informasi lebih luas pada permasalahan organisasi
-          Akses informasi online dan offline
-          Informasi dihasilkan menggunakan model yang sederhana

D.    Tipe dari SPK
Tiga Tipe SPK dari yang paling sederhana adalah yang pertama yaitu hanya mengambil elemen informasi tertentu dari sebuah file. SPK berikutnya yang lebih rumit sedikit adalah mengambil beberapa elemen-elemen data dari sebuah file. SPK berikutnya yang cukup rumit adalah mengambil elemen-elemen data dari beberapa file dan menggabungnya menjadi suatu laporan.
Online analytical processing(OLAP) merupakan sistem informasi fungsional yang sudah ada yang mempunyai basis data yang lengkap ditambah dengan kemempuan mengambil data dan menganalisisnya secara online. Datamining adalah teknik yang digunakan untuk menemukan pola dan hubungan antara item-item data di data warehouse. Data warehaouse adalah salinan dari data dalam bentuk basis data yang intergrasi. Klasifikasi atau klustering adalah informasi yang mengklasifikasikan beberapa nilai menjadi kelompok-kelompok berdasarkan klasifikasi tertentu. Peramalan (forecasting) merupakan prediksi yag akan terjadi di masa depan dengan menggunakan dengan seri adat historis. Peramalan membantu manajer meprediksi sesuatu, misalnya penjualan.

E.     SPK Berbasis Web
Sistem penunjang keputusan berbasis web mulai banyak dibicarakan. SPK berbasis web sebenarnya adalah SPK biasa hanya dapat diakses melalui internet. SPK ini juga akan mengakses basis data perusahaan dengan menggunakan model-model analitik yang dibutuhkan. SPK untuk mendukung pengambilan keputusan pelanggan untuk menentukan produk yang dibeli disebut dengan customer decision – support system (CDSS).
F.     SPKG
Sistem penunjang keputusan grup adalah SPK yang digunakan oleh beberapa pengambil keputusan bersama-sama secara grup. Agar efektif, SPKG harus mempunyai karakteristik khusus, yaitu fasilitas fisik, perangkat lunak dan teknik pengambilan keputusannya. Indovidual – individual di dalam grup secara independen melontarkan ide – ide tentang permasalahan – permasalahan atau kesempatan – kesempatan yang ada. Semua ide – ide ini kemudian dipaparkan dimuka semua peserta. Tahap pertama dan kedua ini sesuai dengan tahap intellegenceditahapan pengambilan keputusan menurut Herbert Simon.
Masing – masing anggota mendiskusikan ide – ide tersebut dan mengevalusinya. Tahap ketiga ini sesuai dengan tahap design ditahapan pengambilan keputusan menurut Herbert Simon.

Masing – masing anggota mengurutkan ide – ide tersebut dan semua urutan yang diusulkan oleh anggota digabungkan untuk mendapatkan hasil keputusan bersama. Tahap keempat ini sesuai dengan tahap choice ditahapan engambilan keputusan menurut Hetbert Simon.

Komentar

Postingan Populer