SISTEM INFORMASI PRODUKSI
Sistem
informasi poduksi terdiri dari dua macam, yaitu sistem produksi fisik dan
sistem informasinya. Sistem produksi fisik merupakan sistem fisik untuk
mengendalikan alat – alat produksi. Sistem ini disebut juga dengan nama sistem
pengendalian produksi atau PCS (Production control system). Sistem PCS ini
berada di level operasi atau level bawah. PCS terdiri dari CAD, CAM, Robot, dan
CIM. CAD (Computer Aided Design) merupakan sistem komputer yang membantu proses
perancangan, misalnya perancangan produk. CAM (Computer Assisted Manufacturing)
merupakan sistem komputer yang membantu proses produksi supaya lebih efektif
dan efisien. Robot digunakan untuk menggantikan manusia dan pekerjaan yang
membutuhkan ketelitian tinggi dan pekerjaan – pekerjaan bahaya. CIM (Computer
Integrated Manufacturing) merupakan sistem – sistem gabungan terintegrasi
antara sistem produksi fisik (CAM, Robot) dengan sistem informasi produksinya.
Berbeda dengan PCS, sistem informasi produksi menghasilkan informasi kepada
manajer – manajer di fungsi produksi.
A.
Komponen
Output Produksi
4
macam kelompok output dapat dihasilkan oleh sistem informasi produksi, yaitu :
1. Informasi
– informasi tentang proses produksi
Informasi – informasi
proses produksi menunjukan kejadian – kejadian selama proses produksi
berlangsung. Misalnya, pemakaian bahan, pemakaian tenaga kerja, dsb.
2. Informasi
– informasi tentang sediaan
Informasi – informasi
sediaan menunjukan status dari bahan mentah, barang proses, dan sediaan jadi.
Misalnya, permintaan persediaan, penerimaan barang, dsb.
3. Informasi
– informasi tentang kualitas produk
Informasi – informasi
kualitas produk menunjukan informasi yang berhubungan dengan penanganan
kualitas selama proses prosuksi. Misalnya, CAM, kontrol pengerjaan, kontrol
kualitas.
4. Informasi
– informasi dengan biaya produksinya
Informasi – informasi
biaya produksi berhubungan dengan biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi
meliputi informasi – informasi mengenai pemakaian bahan mentah, biaya tenaga
kerja langsung, biaya overhead, informasi alokasi biaya, dsb.
B.
Komponen
Model Produksi
Model diperlukan untuk menghasilkan informasi.
Beberapa model digunakan di sistem informasi produksi seperti misalnya model
matematis titik pemasanan kembali (reorder point), pemeanan kuantitas ekonomi
(economic order quantity), dan kebutuhan perencanaan material (material
requirements planning).
Model matematis titik pemesanan kembali akan
menghitung unit akhir minimumyang harus ada di sediaan yang menunjukkan kapan
barang harus dipesan kembali.
Model matematis pemesanan kuantitas ekonomis
menunjukan berapa unit harus dipesan supaya kombinasi biaya pemesanan dan biaya
penyimpananpaling efisien.
Model matematis perencanaan kebutuhan material
digunakan untuk menunjukan berapa banyak material harus disedikana untuk memprosuksi
sejumlah unit barang.
C.
Komponen
Basis Data Produksi
Basis data produksi terdiri dari file – file basis
data produksi. Basis data produksi ini dibentuk dari 3 sumber input, yaitu data
eksternal produksi, data internal riset produksi, dan data internal keuangan
produksi.
D. Komponen
Input Produksi
Komponen input di sistem informasi
produksi juga terdiri dari 3 bagian, yaitu dua bagian untuk mendapatkan data
internal dan satu bagian untuk mendapatkan data eksternal. Data dari sumber
eksternal dibutuhkan untuk informasi – informasi manajemen tingkatan atas.
Sumber data produksi eksternal disebut juga dengan production intelligent data.
Sumber data internal dapat terdiri dari
2 bagian, yaitu data keungan dan data non keuangan. Data keuangan dapat dapat
dimabilkan dari basis data akuntansi. Data produksi non keuangan dapat
diperoleh melalui riset produksi.
E. Pemakai
Informasi Sistem Informasi Produksi
|
Pemakai
Sistem
|
Proses
Produksi
|
Sediaan
|
Kualitas
Produksi
|
Biaya
Produksi
|
|
Manajer
Produksi
|
X
|
X
|
X
|
X
|
|
Eksekutif
lainnya
|
X
|
X
|
X
|
X
|
|
Pengawas
Pabrik
|
X
|
X
|
X
|
|
|
Manajer
perencanaan dan kontrol
|
X
|
X
|
|
|
|
Manajer
Teknik
|
X
|
|
X
|
|
|
Manajer
Pengendalian Kualitas
|
X
|
|
X
|
|
|
Manajer
Pembelian
|
|
X
|
|
|
|
Manajer
Pengendalian
|
|
X
|
|
|
|
Manajer
Lainnya
|
X
|
X
|
X
|
X
|

Komentar
Posting Komentar